
PRODEM1, Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (1/3), mengeklaim bahwa pasukan AS telah menenggelamkan sembilan kapal perang dan menghancurkan sebagian besar kantor pusat angkatan laut Iran.
"Saya baru saja mendapat laporan bahwa kami telah menghancurkan dan menenggelamkan sembilan kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya berukuran relatif besar dan penting. Dalam sebuah serangan yang berbeda, kami menghancurkan sebagian besar pusat komando angkatan laut mereka (Iran)," ujar Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, seperti dilaporkan Xinhua.
Dia pun menambahkan bahwa militer AS kini tengah memburu armada angkatan laut Iran yang tersisa.
Sebelumnya pada Minggu (1/3), Trump menyampaikan kepada Fox News bahwa 48 pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan AS-Israel atas Iran.

Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS juga mengatakan pada Minggu yang sama bahwa pasukan AS telah menyerang sebuah kapal korvet kelas Jamaran milik Iran pada awal kampanye militer tersebut, yang dinamai Operation Epic Fury dan diluncurkan pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
"Kapal itu saat ini sedang tenggelam ke dasar Teluk Oman di sebuah dermaga di Chah Bahar," kata pusat komando tersebut.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap lebih dari 1.000 target di Iran sejak memulai operasi pada Sabtu, termasuk markas besar Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran, kata CENTCOM AS.
Pada Sabtu (28/2) malam, pesawat siluman pengebom B-2 milik AS, yang dipersenjatai dengan bom seberat 2.000 pon (satu pon = 0,45 kg), menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang memiliki pertahanan kokoh, ungkap pusat komando tersebut.
Pihak CENTCOM AS juga membantah klaim Iran yang menyatakan telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan rudal balistik.
"Kapal induk Lincoln tidak terkena serangan. Rudal-rudal yang diluncurkan bahkan jatuh jauh dari kapal induk tersebut," ujar CENTCOM AS, seraya menambahkan tiga tentara AS gugur saat bertugas dan lima lainnya terluka parah dalam operasi militer terhadap Iran.
AS dan Israel memulai serangan udara berskala besar terhadap Iran pada Sabtu pagi, yang memicu Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan gelombang rudal dan drone ke wilayah Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Pewarta: Xinhua
Editor: JMart
Copyright © PRODEM1 2026

0 Komentar
prodemokrasi6@gmail.com