HEADLINE

Berkat Prabowo, mahasiswa bersyukur jalani pertukaran pelajar di UEA


   26 Februari 2026 14:05 WIB
Berkat Prabowo, mahasiswa bersyukur jalani pertukaran pelajar di UEA
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami diaspora dan mahasiswa Indonesia, termasuk para kadet Universitas Pertahanan, yang menyambut kedatangan Presiden RI di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (25/2/2026). (HO-Tim Media Presiden Prabowo)

PRODEM1, Jakarta - Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alif Shahnur mengaku bersyukur dapat mengikuti program pertukaran pelajar (student exchange) di Rabdan Academy, Uni Emirat Arab (UEA).

Program Rabdan Academy itu merupakan hasil kerja sama internasional antara Indonesia dan UEA. Investasi di bidang pendidikan, khususnya pertahanan ini, ditanam semasa Presiden RI Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022.

"Rabdan Academy, program ini pencetusnya adalah Bapak Presiden sendiri," ujar Alif sebagaimana keterangan yang diterima, Kamis.

Program pertukaran pelajar yang berlangsung selama satu semester di Faculty of Homeland Security tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan di level global.

Dia menjelaskan pengalaman menempuh pendidikan di luar negeri menghadirkan tantangan sekaligus pelajaran yang sangat berkesan.

"Tantangan yang paling sering kami hadapi selama di luar negeri mungkin bagaimana menghadapi perbedaan kultur," ungkapnya.

Meski demikian, Alif menekankan pengalaman akademik yang diperoleh justru memperkaya sudut pandangnya, terutama dalam bidang manajemen bencana.

Dia berkomitmen untuk membawa pulang ilmu serta wawasan global yang dia dapat guna memperkuat sistem pertahanan Indonesia.

"Banyak dari perspektif dosen-dosen di sini yang luar biasa, memperluas perspektif saya sendiri. Mungkin ini yang akan saya bawa ke Indonesia nanti," lanjut Alif.

Sementara itu, Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Karina Alexandria Silaban menyoroti pentingnya penguasaan ilmu keamanan dan pertahanan sebagai bekal untuk mengabdi kepada negara.

Karina juga menyampaikan berbagai perspektif serta pertukaran gagasan yang diperoleh selama program berlangsung, termasuk terkait keamanan perbatasan akan diterapkan secara nyata.

"Segala perspektif dan pertukaran pikiran antara dosen dan apa yang terjadi di Indonesia itu menjadi ilmu yang akan saya terapkan, terutama dalam hal keamanan di perbatasan," ucapnya.

Program itu dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam memperkuat pertahanan nasional melalui pembangunan kualitas manusia.

Di era kepemimpinan Prabowo, penguatan sektor pertahanan tidak hanya menitikberatkan pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), akan tetapi juga pada investasi jangka panjang terhadap SDM unggul yang adaptif dan memiliki wawasan global.

Para mahasiswa juga mengharapkan agar kerja sama serta diplomasi pendidikan internasional dapat terus diperluas.

Melalui program tersebut, mahasiswa Unhan menegaskan kesiapan mereka untuk kembali ke tanah air dan mengabdikan ilmu serta pengalaman yang telah diperoleh demi kepentingan bangsa dan negara.

Baca juga: Diaspora Indonesia sambut kedatangan Presiden Prabowo di Abu Dhabi

Baca juga: Usai Yordania, Prabowo lanjutkan lawatan ke UEA bertemu Presiden MBZ

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © PRODEM1 2026

Posting Komentar

0 Komentar

Get started Blogging

Get started Blogging

Create a site on blogspot for free...

Header Ads

ads header

Formulir Kontak

Jaga Ibu Pertiwi

Disini iklan anda

Iklan

Potensi Ekonomi

Potensi Ekonomi
Ekonomi

MGid

MGid
Iklan